Serbuk Carbon Nanotube (N-CNT) yang didoping nitrogen adalah bahan nano berkinerja tinggi yang dibuat dengan mengintegrasikan atom nitrogen secara kimia ke dalam kisi karbon heksagonal karbon nanotube (CNT). Modifikasi ini mengubah struktur elektronik dan kimia permukaan, menjadikan N-CNT lebih unggul daripada CNT biasa dalam hal konduktivitas, reaktivitas kimia, dan dispersibilitas.
Alasan inti mengapa perawatan permukaan diperlukan untuk bubuk mikro alumina submikron dengan kemurnian tinggi (biasanya dengan ukuran partikel antara 100nm dan 1 μm) adalah karena luas permukaan spesifiknya yang besar menghasilkan energi permukaan yang sangat tinggi. Sifat fisik ini menyebabkannya menunjukkan 'efek samping' yang serius jika tidak diobati. Serbuk mikro alumina kemurnian tinggi submikron rentan terhadap aglomerasi karena ukuran partikelnya yang kecil, luas permukaan spesifik yang besar, dan energi permukaan yang tinggi, yang merupakan masalah umum dalam penerapannya. Untuk mengatasi masalah ini, perlu mempertimbangkan secara komprehensif tiga dimensi fisika, kimia, dan teknologi, serta memilih solusi depolimerisasi yang paling sesuai.
Sejak zaman kuno, perak telah banyak digunakan untuk pengobatan luka dan pemurnian air karena sifat antibakteri alaminya. Setelah memasuki era nano, bubuk nano perak (ukuran partikel biasanya antara 1~100 nm) dapat melepaskan konsentrasi ion perak aktif (Ag+) yang lebih tinggi karena luas permukaan spesifiknya yang sangat tinggi, menunjukkan aktivitas biologis yang jauh lebih besar daripada bahan makro perak. Saat ini, nanosilver telah beralih dari penelitian laboratorium ke aplikasi klinis, menjadi suplemen penting bagi sistem medis anti infeksi modern.
Alumina dengan kemurnian sangat tinggi adalah bahan landasan di berbagai bidang seperti informasi elektronik, energi baru, manufaktur kelas atas, dan biomedis. Nilai penerapannya terletak pada kontrol kemurnian, ukuran partikel, bentuk kristal, dan morfologi yang tepat. Kemurnian menentukan batas atas kinerja, ukuran partikel menentukan sintering/dispersi/aktivitas, dan struktur kristal menentukan karakteristik fungsional. Dengan pengembangan 5G, baterai solid-state, semikonduktor generasi ketiga, dan biomedis, permintaan akan kemurnian ultra-tinggi tingkat 6N, skala nano monodispersi, dan alumina bulat akan terus meningkat. Artikel ini membahas aplikasi praktis bubuk alumina ultrahalus dan kemurnian tinggi.
Silikon dioksida SiO2 sering kali mempunyai dampak yang menentukan terhadap kinerja sistem, baik itu karet silikon, film tipis, atau bahan kemasan elektronik.
Scanning Electron Microscope (SEM) adalah teknik karakterisasi dan analisis resolusi tinggi yang menggunakan berkas elektron terfokus untuk memindai permukaan sampel titik demi titik, merangsang elektron sekunder SE, elektron hamburan balik BSE, sinar-X karakteristik, dan sinyal lainnya, serta mencitrakannya, sehingga mencapai struktur mikro, komposisi kimia, dan struktur mikro permukaan sampel. Artikel ini akan memperkenalkan secara singkat masalah umum dalam proses pengujian SEM, penyebabnya, dan solusi terkait: